Setiap pasien punya hak untuk tahu informasi yang tepat tentang risiko kesehatan dari merokok. Selain itu, mereka juga mempunyai hak untuk mendapatkan penawaran solusi dari pakar kesehatan. Gagasan inidisampaikan oleh komunitas ilmiah dari asosiasi Eropa yang bernama “International Association of Smoking Control and Harm Reduction (SCOHRE).” 

Menurut pendiri SCOHRE Dr.Dimitri Richter, upaya edukasi publik berawal dari membekali sesama praktisi kesehatan agar memiliki persepsi yang sama mengenai pengurangan risiko, serta bagaimana mencapai tujuan tersebut dengan bukti ilmiah yang ada.

Dr. Richter menyampaikan, “Sebagai pakar kesehatan, kita tidak bisa berdiam saja. Untuk mencapai tujuan ilmiah, kita juga harus aktif mengedukasi komunitas ilmiah.”

Dr.Richter menambahkan bahwa terdapat celah yang besar antara waktu yang dihabiskan oleh seorang dokter di kantor medis nya dengan waktu di mana dia mendapatkan informasi atau berbagi dengan sesama komunitas ilmiah. Hal ini tidak seharusnya terjadi, karena dokter adalah sumber informasi yang seharusnya terus berkomunikasi antar satu sama lain untuk berbagi ilmu.

“Saat ini, kami sedang mencoba untuk memfasilitasi edukasi terhadap para dokter melalui berbagai program. Contohnya, ada program e-Learning yang ada pada website SCOHRE. Ini merupakan langkah awal untuk membuka diskusi-diskusi ilmiah terkait produk alternatif tembakau kedepannya.”