Penelitian2022-06-23T18:53:07+07:00

PENELITIAN

Hingga saat ini, penelitian mengenai isu pengurangan dampak buruk (PDB) tembakau sudah banyak dilakukan di berbagai belahan dunia. Akan tetapi, pengkajian ulang terhadap penelitian-penelitian tersebut diperlukan untuk memastikan temuan-temuannya dapat berlaku di Indonesia.

Halaman ini menyediakan, penelitian, laporan-laporan dan dokumen kebijakan dari berbagai macam pemerintah di dunia dan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang PDB tembakau.

Studi yang ada dapat diunduh tanpa biaya melalui situs ini.

Snus: Alternatif Menarik Pengurangan Dampak Buruk Rokok

3 September 2020|

Penelitian ini berujuan untuk mengukur dampak penggunaan snus dalam kaitannya dengan efek kesehatan tertentu, yaitu kanker paru-paru, penyakit kardiovaskular, kanker pankreas, diabetes, kanker mulut, dan penyakit mulut non-neoplastik. Kajian ini juga meneliti potensi pengurangan dampak buruk snus sebagai alternatif rokok dengan membandingkan prevalensi penggunaan snus dan rokok, dan insiden penyakit terkait tembakau yang ada di negara-negara Uni Eropa.

Tingkat Komponen Emisi dalam Produk Tembakau “Dipanas Bukan Dibakar” yang Relevan untuk Menilai Risiko Kesehatan Manusia

9 Agustus 2020|

Sebuah studi oleh lembaga Pemerintah Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko menemukan bahwa, ketika dibandingkan dengan rokok, tembakau yang dipanaskan mampu memberikan nikotin yang sebanding dengan tingkat karsinogen jauh lebih rendah. Ingin beralih ke produk tembakau yang dipanaskan? Buka tautan ini

Perbandingan Kadar Radikal Bebas dalam Aerosol dari Rokok Konvensional, Rokok Elektronik, dan Produk Tembakau “Dipanas Bukan Dibakar”

9 Agustus 2020|

Riset ini menemukan bahwa kadar radikal bebas jauh lebih rendah dalam vape dan tembakau yang dipanaskan jika dibandingkan dengan rokok konvensional. Temuan ini mendukung pandangan bahwa rokok elektrik dan tembakau yang dipanaskan bisa menjadi alternatif yang lebih aman daripada rokok. Ingin lebih yakin dengan produk tembakau dipanaskan? Baca laporannya.

Vaping di Inggris : pembaruan bukti Februari 2019 Sebuah Laporan yang Dibiayai oleh Public Health England

9 Agustus 2020|

Laporan ini menemukan bahwa fenomena vaping pada remaja berumur 11 sampai 18 tahun cukup rendah, yakni 1.7 persen pada tahun 2018 dan jumlah perokok dewasa cenderung melandai. Walaupun produk vaping sudah tersebar di pasaran, tingkat perokok remaja di britania raya terus menurun dan pandangan mereka tentang merokok cenderung lebih negatif. Tertarik dengan laporan selengkapnya? Unduh tautan ini.

Melegalkan Vaping di Australia

9 Agustus 2020|

The McKell Institute, wadah pemikir kebijakan publik, merekomendasikan produk vaping untuk menjadi barang konsumsi dan bukan alat terapi atau obat. Alasannya, peran produk vaping dalam membantu mengurangi dampak buruk pada perokok dewasa, perokok remaja, dan populasi secara luas perlu dimaksimalkan. Selain itu, The McKell Institute juga menyarankan pemerintah Australia untuk menyesuaikan regulasi vaping dengan tingkat resikonya. Tertarik dengan laporan selengkapnya? Unduh tautan ini.

Load More Posts