Beberapa negara telah mencoba membantu perokok dewasa berhenti merokok melalui pendekatan Tobacco Harm Reduction (THR). Salah satu inovasi yang sering dibahas dalam konteks ini adalah vape. Apa itu vape? Simak penjelasan singkat di bawah ini!

- Vape merupakan perangkat elektronik yang dikonsumsi pengguna dengan menghirup aerosol, atau uap, alih-alih asap.
- Pada vape, tidak terjadi proses pembakaran seperti pada rokok, melainkan melalui proses pemanasan. Karena tidak dibakar, vape tidak menghasilkan tar dan asap tembakau, dua zat berbahaya utama pada rokok.
- Vape membuat pengguna terpapar lebih sedikit zat beracun dibandingkan yang terkandung dalam rokok. Hal ini dibuktikan para ahli Inggris pada tahun 2022, bahwa “dalam jangka pendek dan menengah, vape memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan rokok”.

Setelah mengetahui soal vape, tetap perlu diingat bahwa vape bukan untuk dikonsumsi bagi anak maupun pengguna di bawah 21 tahun. Selain itu, vape tidak dianjurkan bagi orang yang tidak merokok, melainkan sebagai alat untuk beralih sebelum perokok akhirnya benar-benar berhenti.
Sumber: https://www.nhs.uk/better-health/quit-smoking/ready-to-quit-smoking/vaping-to-quit-smoking/